Ilustrasi Dana Pensiun
Menurut hasil lembaga survei LIMRA dilakukan riset dan penelitian pada sejumlah orang sebanyak 100 orang yang berusia 25 tahun akan dilihat kembali pada saat usia 65 tahun pada ke 100 orang tersebut ternyata hanya 5 orang saja yang mempunyai dana pensiun yang memadai tanpa mengandalkan kerja keras pada saat usia pensiun, tanpa mengandalkan anak mereka dan tanpa menjalani hidup masa pensiun dari sumbangan orang lain. Dari hasil survey ini sangat teragis memang karena hampir dari 100 orang tersebut tidak mempersiapkan dana pensiun dengan sebenar-benar nya mereka hanya memikirkan masa sekarang dan tidak memikirkan masa nanti dengan gaya hidup yang besar pasak dari pada tiang dan hidup serba glamor dengan berkemewahan, dan hasil dari 95 orang tersebut masih jauh dibawah ambang batas masa pensiun yang layak.
Untuk menghindari kondisi tersebut terjadi pada diri kita sendiri saya berikan gambaran bagaimana cara nya agar kita tidak menikmati masa pensiun dibawah garis ambang batas pensiun yang kurang layak. Sebelumnya perlu dipertanyakan "Kapankah waktu terbaik untuk mempersiapkan dana pensiun?"
Jawaban terbaik adalah Kemarin ! Artinya semakin cepat Anda persiapkan dana pensiun maka lebih mudah dan lebih terjamin akan bisa mencapai impian masa pensiun kelak.
Berdasarkan gambar perbandingan rencana menabung di atas, terlihat bahwa menyiapkan dana pensiun ibarat sama dengan mengendarai sepeda menanjak ke puncak. Di usia 25 tahun akan jauh lebih mudah + menyisihkan sejumlah uang lebih sedikit dibandingkan jika harus memulai menabung sejak usia 45 tahun.
Untuk memudahkan memahami dana pensiun PAA+, mari lihat contoh berikut :
Bpk Angga berusia 30 tahun, menginginkan dana pensiun Rp 1,000,000,000 ketika ia berusia 55 tahun kelak. Bpk Angga menyisihkan sebagian gajinya dan menabung rutin sebesar Rp 700 ribu/bulan di rekening PAA+
Manfaat Proteksi yang diterima Bpk Angga antara lain :
> Asuransi Jiwa Dasar senilai Rp 100,000,000 (dicover s/d usia 99 thn)
> Proteksi perawatan di RS dengan manfaat tahunan Rp 150,500,000/thn (dicover s/d usia 75 thn)
> Kartu PHS tipe B. Opname tanpa Down Payment di RS Panel SOS; di non RS Panel SOS pakai sistem Klaim.
> Rawat Harian Rp 350,000/hari
> ICU Rp 700,000/hari
> Kunjungan Dokter Umum Rp 125,000/hari
> Kunjungan Dokter Spesialis Rp 175,000/hari
> Bedah dari Tipe 1 Rp 9,850,000 s/d Tipe 4 Rp 48,650,000
> Obat-obatan Rp 6,850,000 per ketidakmampuan
> Biaya Rawat Jalan 30 hari sebelum Rawat Inap Rp 1,050,000
> Biaya Rawat Jalan 90 hari setelah Rawat Inap Rp 1,050,000
> Rawat Jalan Kecelakaan Rp 3,500,000/tahun
> Perawatan Kanker Rp 37,800,000/tahun
> Ambulans Lokal Rp 275,000
> Juru Rawat di rumah setelah Rawat Inap Rp 175,000/hari
> Cuci Darah Rp 10,500,000/tahun
> Minimal Rawat Inap : 1×24 Jam
> Kekurangan biaya RS (apabila memang ada) akan dihitung dan ditagih ke nasabah pada saat nasabah check out dari RS.
> JAMINAN DANA PENSIUN. Apabila Bpk Angga terkena salah satu saja dari kondisi resiko kehidupan (Sakit Kritis) maka akan otomatis BEBAS PREMI atau STOP MENABUNG. Selanjutnya Prudential akan mengisi rekening Bpk Angga sebesar Rp 700,000/bln secara rutin sampai Bpk Angga berusia 55 tahun. Artinya apabila Bpk Angga mengalami resiko sakit kritis maka Anton tetap akan masuk pensiun dengan jaminan uang pensiun sebesar Rp 1,000,000,000
> Proteksi perawatan di RS dengan manfaat tahunan Rp 150,500,000/thn (dicover s/d usia 75 thn)
> Kartu PHS tipe B. Opname tanpa Down Payment di RS Panel SOS; di non RS Panel SOS pakai sistem Klaim.
> Rawat Harian Rp 350,000/hari
> ICU Rp 700,000/hari
> Kunjungan Dokter Umum Rp 125,000/hari
> Kunjungan Dokter Spesialis Rp 175,000/hari
> Bedah dari Tipe 1 Rp 9,850,000 s/d Tipe 4 Rp 48,650,000
> Obat-obatan Rp 6,850,000 per ketidakmampuan
> Biaya Rawat Jalan 30 hari sebelum Rawat Inap Rp 1,050,000
> Biaya Rawat Jalan 90 hari setelah Rawat Inap Rp 1,050,000
> Rawat Jalan Kecelakaan Rp 3,500,000/tahun
> Perawatan Kanker Rp 37,800,000/tahun
> Ambulans Lokal Rp 275,000
> Juru Rawat di rumah setelah Rawat Inap Rp 175,000/hari
> Cuci Darah Rp 10,500,000/tahun
> Minimal Rawat Inap : 1×24 Jam
> Kekurangan biaya RS (apabila memang ada) akan dihitung dan ditagih ke nasabah pada saat nasabah check out dari RS.
> JAMINAN DANA PENSIUN. Apabila Bpk Angga terkena salah satu saja dari kondisi resiko kehidupan (Sakit Kritis) maka akan otomatis BEBAS PREMI atau STOP MENABUNG. Selanjutnya Prudential akan mengisi rekening Bpk Angga sebesar Rp 700,000/bln secara rutin sampai Bpk Angga berusia 55 tahun. Artinya apabila Bpk Angga mengalami resiko sakit kritis maka Anton tetap akan masuk pensiun dengan jaminan uang pensiun sebesar Rp 1,000,000,000
> Manfaat Nilai Tunai (Asumsi return 15% pa dan saldo tidak pernah ditarik-tarik selama masa menabung) :
Usia Bpk Angga 40 tahun : Rp 116,685,000
Usia Bpk Angga 50 tahun : Rp 572,322,000
Usia Bpk Angga 55 tahun : Rp 1,015,673,000
Kesimpulan :
Semua orang wajib mempersiapkan masa depan dengan bijak, dan dimulai sejak hari ini juga. Dengan menabung di rekening PAA+, nasabah memperoleh beberapa manfaat seperti Manfaat Proteksi, Jaminan Pensiun, dan Manfaat Investasi.
Darmansyah Ilyas, S.Pi
Pru Financial Planner
08112253703 ( Whatsapp / Line ), 526C43E1 (Pin BB)
.png)


0 comments: